CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »
Showing posts with label www.ukhwah.com -portal muslimah. Show all posts
Showing posts with label www.ukhwah.com -portal muslimah. Show all posts

Tuesday, March 13, 2007

....Episod 22....- Renungan buat Adam -


"Ujar lelaki, wanita itu lemah. Ujar wanita, mereka adalah lembut. Antara lemah dan lembut, besar perbezaannya. Namun ada yang tidak rela mengakuinya.

Telah ditakdirkan, kerana lembut wanita
Tidak gemar perbalahan..kecuali jika terpaksa
Lalu wanita pun diam
Diam seolah-olah menerima...

Dalam diam, wanita gigih melaksanakan kewajipan
Dalam diam, wanita terus terusan bekerja
Di pejabat sebagai kerani, di rumah sebagai suri
Dari sebelum tercalit garis putih di subuh hari
Hingga jarum jam tegak bertindih jari

Lelaki yang mengaku kuat, celik mata sarapan sudah terhidang
Apabila pulang dari pejabat, di kerusi malas longlai terlentang
Isteri dikatakan lemah...bergelut di dapur memasak
Suami yang mengaku gagah, bersantai di hadapan tv tidak bergerak

Dalam diam wanita dianggap lemah, terus berlumba dengan masa
Memandikan anak, melipat pakaian dan membasuh baju
Kakitangan semua digerakkan dengan laju
Menyiram pohon-pohon bunga yang mulai layu
Sebelum solat Magrib untuk sujud, menyembah yang Satu

Makanan dihidang selepas solat
Selesai kerja rumah, anak-anak diajar mengaji
Sedang suami tersadar semula seperti tadi
Sebagai isteri kesetiaan wanita sentiasa diuji
Dalam diam semua tugas rumah segera dibereskan

Lelaki terpelajar celik hati, ingin menghapuskan diskriminasi
Lantang membela nasib wanita
memberi kesedaran supaya segera bangkit
Meminta lelaki jangan lagi memperlakukan wanita mengikut adab tradisi

Hukum agama telah terpapar
Tugas suami mengemas rumah, menjaga anak
Membasuh pakaian, menyediakan makanan
Jika suami tidak terdaya melakukannya
Seorang pembantu wajar disediakan

Lelaki yang hanyut dalam keasyikan
Tidak mampu menerima perubahan
Rela bertahan bagaimana jua
Asalkan cara hidup tradisi terus dinikmati

Dalam diamWanita yang sering dianggap lemah
Meneruskan hidup dalam segala kekuatan

Wahai Adam dan Hawa
hidupkanlah kembali
Sunnah Rasulullah dalam rumahtangga
Bukan ini yang Islam ajarkan
Suami bak tuan
isteri dibiarkan terkapai keseorangan

Renungkanlah ...
ini sebuah kenyataan...
memang pahit didengar dilihat dan diterima
tapi ia suatu hakikat ..
yang perlu diperbetulkan ..

Sunday, February 4, 2007

....Seorang gadis itu....



Seorang gadis itu ...
yang lembut fitrah tercipta,
halus kulit, manis tuturnya, lentur hati ... telus wajahnya,
setelus rasa membisik di jiwa, di matanya cahaya, dalamnya ada air,
sehangat cinta, sejernih suka, sedalam duka,
ceritera hidupnya ...

seorang gadis itu ...
hatinya penuh manja, penuh kasih sayang semuanya,
cinta untuk diberi ... kasih untuk dirasa ...
namun manjanya bukan untuk semua,
bukan lemah, atau kelemahan dunia ...
ia bisa kuat, bisa jadi tabah,
bisa ampuh menyokong, pahlawan-pahlawan dunia ...
begitu unik tercipta,
lembutnya bukan lemah,
tabahnya tak perlu pada jasad yang gagah ...
seorang gadis itu ...

teman yang setia, buat Adam dialah Hawa,
tetap di sini ... dari indahnya jannah, hatta ke medan dunia,
hingga kembali mengecap nikmatNya ...

seorang gadis itu ...
bisa seteguh Khadijah, yang suci hatinya,
tabah & tenang siknya, teman lah-Rasul,
pengubat duka & laranya ...

bijaksana ia, menyimpan ílmu,
si teman bicara, dialah Áishah, penyeri taman Rasulullah,
dialah Hafsah, penyimpan mashaf pertama kalamullah ..

seorang gadis itu ..
. bisa setabah Maryam,
meski dicaci meski dikeji, itu hanya cerca manusia,
namun sucinya ALLah memuji ...

seperti Fatimah kudusnya,
meniti hidup seadanya,
puteri Rasulullah ... kesayangan ayahanda,
suaminya si panglima agama, di belakangnya dialah pelita,
cahaya penerang segenap rumahnya,
ummi tersayang cucuda Baginda ...

bisa dia segagah Nailah,
dengan dua tangan tegar melindung khalifah,
meski akhirnya bermandi darah, meski akhirnya khalifah rebah,
syahid menyahut panggilan Allah .

seorang gadis itu ...
perlu ada yang membela, agar ia terdidik jiwa,
agar ia terpelihara ... dengan cinta Rabbnya,
dengan rindu Rasulnya ... dengan yakin Deennya,
dengan teguh áqidahnya, dengan utuh cinta yang terutama,
Allah dan juga RasulNya, dalam ketaatan penuh setia .
pemelihara maruah dirinya, agama, keluarga & ummahnya ...

seorang gadis itu ...
melenturnya perlu kasih sayang,
membentuknya perlu kebijaksanaan, kesabaran dan kemaafan,
keyakinan & penghargaan, tanpa jemu & tanpa bosan,
memimpin tangan, menunjuk jalan ...

seorang gadis itu ...
tinggallah di dunia,
sebagai ábidah, dah'ieyah & mujahidah,
pejuang ummah ... anak ummi & ayah,
muslimah yang solehah ...
kelak jadi ibu, membentuk anak-anak ummah,
rumahnya taman ilmu, taman budi & ma'rifatullah ...

seorang gadis itu ...
moga akan pulang,
dalam cinta & dalam sayang,
redha dalam keredhaan, Tuhan yang menentukan ...
seorang gadis itu dalam kebahagiaan!
Moga lah-Rahman melindungi,
merahmati dan merestui,
perjalanan seorang gadis itu ...
menuju cintaNYA yang ABADI! Allahumma amin....