
" Tidak ramai insan yang berjiwa pemaaf di dunia ini . Dari itu didiklah diri supaya jadi pemaaf , bukan kerana dunia memerlukannya semata-mata tetapi kerana itulah yang diajarkan Allah dan Rasulnya . Nescaya hatimu akan menjadi lebih tenang dari yang pernah kamu alami " - Abu Raiyan
Apa yang saya ceritakan dalam blog ni memang tentang diri saya , kelemahan saya , kesedihan saya , apa yang saya fikirkan , apa yang membuat saya bahagia . Memang tentang saya . Kalau ada yang mampu nak baca shakhsiah saya menerusi blog saya , itu bukan sesuatu yang aneh bagi saya . Kerana tempat ini wadah saya meluah rasa . Kenapa ? Kerana satu hari nanti kalau saya tak ada lagi .. sekurang2nya ada yang saya tinggalkan untuk dikenang . Satu hari nanti kalau saya dah tk ada dan anak2 sedara saya nak tau siapa saya , blog ni ada untuk mereka berta'arruf dgn saya ~ huaaaa emo la pulak~ huhu ...
Saya sangat suka dengan perkataan maaf , maafkan , dimaafi , kerana saya perlu sering mengingatkan diri saya untuk sentiasa memaafkan orang . Saya yang orang kenal adalah saya yang tenang . Saya yang orang kenal adalah saya yang pendamai . Saya yang orang kenal adalah orang yang tak suka marah . Saya yang orang kenal adalah orang yang selalu tak kuasa nak layan orang . Saya yang orang kenal adalah orang yang mampu mendengarkan luahan rasa orang lain .
Saya yang sebenar , adalah orang yang lambat marahnya dan sangaaaat lambat redanya . kadangkala marah itu sampai menjadi dendam ... kadangkala marah itu berterusan sehingga terputus hubungan tu . Allah~ Kelemahan yang paling bahaya dalam diri saya adalah susah nak memaafkan orang sehingga hidup saya susah menjadi tenang . Hari ini mungkin saya mampu nak kata saya maafkan dia , bila esok mata bertentang mata , rasa marah dtg semula . Allah~ ...
4 tahun di Mesir baru setahun dua ni saya belajar erti maaf . Baru setahun dua ni saya kenal ni'matnya memaafkan orang . Baru setahun dua ni saya merasa diri saya bebas , mampu untuk memujuk diri saya kalau marah tu tak akan membawa saya ke mana2 . Baru sekarang saya mampu tersenyum . Baru sekarang saya sedar hati saya sebenarnya tidak dicipta untuk menyimpan dendam , tapi dicipta untuk menyimpan rasa cinta dan kasih sayang .
Atas sebab inilah kata2 sultanul 'asyikin sentiasa saya bawa ke mana2 , kerana kata2nya terlafaz dari hati yang penuh dengan cinta , dan saya selalu rasa kalau hati saya mudah menghadam kata2 cinta darinya . Siraman air cinta dari Rumi sentiasa mampu memadamkan api marah dalam hati ni .
Once you forget yourself, God remembers you: once you've become His slave, then you are free. ~ Jalaluddin Ar-Rumi
The tale of love must be heard from love itself. For like a mirror it is both mute and expressive. ~ Ar-Rumi ,
and so, how on earth can e tale of love be heard from an angered heart ? :S , e only direction i have is to renounce the love in me so that e tale of love could renounce its existence.. hmm ... Wallahul musta'an
~ Menjadi muslim yang kuat bukan mudah~
Sunday, December 19, 2010
....Episod 228..... - M.A.A.F -
Posted by Fathiah at 12:38 AM 1 comments
Labels: Blessed
Saturday, December 18, 2010
.....Episod 227..... - Winter finale -
Sampai sekarang saya masih lagi belum benar2 tawaqquf dari semua kelas ni . Entah apa lagi yang akan saya buat , saya pun tak tau .. Entah apa lagi yang saya takutkan , saya pun tak tau . Entah apa lagi yang merisaukan hati saya ni... saya pun tak tau . Sebab terbesar kenapa saya tak suka ada masa luang . Kerana saya pasti kalau saya akan terfikir benda yang tak ingin saya fikirkan . Yang saya tau ... Hari esok akan datang .. apa pun yang saya buat ia tetap akan datang ... tapi saya bukan perancangnya ... Yang saya tau ..... hidup untuk hari ini ... Kalau saya bertemu fajar lagi ... akan saya dakap sinarannya dengan senyuman ... mensyukuri sehari lagi keberadaan saya atas bumi Ilahi .
Imtihan hanya 20 hari lagi~ ... Sekali lagi , yang saya ada cuma usaha dan tawakkal ... natijahnya terserah pada DIA . Ya , natijahnya terserah pada dia .
oh , dan satu lagi , yang saya ada ... adalah doa dari mak dan abah ... saya tau mak akan baca post ni , saya juga tau mak pasti akan cakap " Mestilah mak akan doakan , kenapa ckp mcm tu " :) , saya sangaaaaat rindukan kata2 hikmah mak , saya sangaaaat rindukan masa2 tengok cite korea dengan abah , rinduu nak sakat adik , rindu nak layan lawak2 abg :'(
dan saya juga rindu cerminmata saya ^_^" . Saya susah nak fokus bila belajar tanpa cerminmata ..huaaa ~ doakan sy rajin nak buat cerminmata hujung bulan ni ( kalau ada time ) .
Posted by Fathiah at 4:36 AM 1 comments
Labels: Blessed
Monday, December 13, 2010
.....Episod 226..... - Antara aku dan Masa -
Catatn 6 disember
Hari ini , muhadharah lahjat walqiraat yang dah dua minggu aku tinggalkan aku resume semula . Dr Zainab abu naja , memang terkenal dengan perwatakannya yang periang , selalu tersenyum , kemas dan positif . " Dada , sempat ke tak ni? dukturah masuk pukul brapa ? " Tanya aku risau . " alah , kalau terlambat pun dukturah kasi masuk lah , mesti dia belum sempat ajar punya , as usual ~ " ^_^"
9.20 pagi . Akhirnya sampai juga kat tingkat 3 bangunan lama kuliah dirasat . Tapi ikut tangga belakang . Waktu tengah kalut naik tangga tu terjumpa kawan selangor , arfah . Seorang lagi partner in crime aku ngan dada. " wei pah , tk masuk kelas ke? sempat makan lagi?" " alaa, aku lapar ni , kena la makan dulu baru ada tenaga nak blaja " , Arfah dan alasannya haha! i simply love her attitude~ -_-"
Kami emang sedia maklum kalau dukturah Zainab akan masuk jam 9.15 , tapi akan mulakan kelas jam 10 . Sebabnya ? bidayah muhadharah akan dimulakan dengan ceramah singkat dukturah tentang hadis2 Rasulullah sollallahua'alaihi wasallam . dan ceramah tahun baru pagi tadi sangat menginsafkan .
KULLU SANAH WA ENTUM BI ALFI KHEIR
Kata dukturah dengan senyuman " esok awwal muharram , kalau boleh kita kenalah puasa , puasa mulut , lidah , perut , puasa dari semua benda dan berazam untuk jadi lebih baik dari sebelum ni " . Kata dukturah lagi " Al-lisan , asgharu 'adhaina fid dunya , walakinnahu akbaru 'adha' tarfa'una ilal jannah aw naar " setiap kalam kita tu amanah . Setiap lafaz yang terungkap dari bibir kita tu satu doa . so ? jaga bahasa , jaga lidah , jaga hati , jaga diri :)
ANDAI ESOK TIADA
Tahun baru di mesir , yang aku harapkan adalah kekuatan iman dan segenggam tabah untuk menghadapi ujian Allah di bumi kinanah ni . Walaupun perjalanan aku masih samar , berkabus , safar ini akan tetap ku teruskan . Yang penting , serumit mana pun pelayaran hidup aku berada di tengah2 lautan ilmu , masyayikh dan para pejuang , harap2 DIA redha dengan setiap langkah aku di atas bumiNYA ini .
Biarpun nanti aku jatuh tersungkur , aku akan pastikan kalau aku kembali menjejak bumi , sambil mengukir sebuah senyuman .
Biar pun nanti luka lama berdarah kembali , aku akan pastikan ia sembuh sekelip mata , kerana husnuzzon yang ada kepada sang Pencipta punca indahnya hidup menadi seorang hamba yang sedar asal ciptanya.
Walillahi alf al hamd , alf al hamd , alf alhamd.
TERJAWAB
" Rabbana zalamna anfusana wa in lam taghfir lana wa tarhamna la nakuunanna minal khaasirin " ~ Letakkan dunia di tanganku .. tanamkan akhirat di hatiku
Posted by Fathiah at 7:39 PM 0 comments
Labels: Egypt
Saturday, November 6, 2010
In Every Tear , He is there
dihempas gelombang dilemparkan angin
sekisah kubersedih kubahagia
di indah dunia yang berakhir sunyi
langkah kaki di dalam rencananya
semua berjalan dalam kehendaknya
nafas hidung cinta dan segalanya
dan tertakdir menjalani segala kehendakmu ya robbi
ku berserah ku berpasrah hanya padamu ya robbi
dan tertakdir menjalani segala kehendakmu ya robbi
ku berserah ku berpasrah hanya padamu ya robbi
bila mungkin ada luka coba tersenyumlah
bila mungkin tawa coba bersabarlah
karena air mata tak abadi
akan hilang dan berganti ( hilang kan berganti )
bila mungkin hidup hampa dirasa
mungkinkan hati rindukan dia
karena hanya dengannya hati tenang
damai jiwa dan raga
dan tertakdir menjalani segala kehendakmu ya robbi
ku berserah ku berpasrah hanya padamu ya robbi
dan tertakdir menjalani segala kehendakmu ya robbi
ku berserah ku berpasrah hanya padamu ya robbi
hanya padamu ya robbi
Posted by Fathiah at 10:44 PM 0 comments
Saturday, October 30, 2010
....Episod 225.... - wa fi fana'i -
Sekarang ni aku buat keputusan untuk ke babusya'riah setiap hari ahad dan selasa sahaja , memenuhi keperluan maddah zakhrafah yang ada setiap hari itu , isnin dn rabu akan aku penuhkan di markaz afanin di wisma indonesia . Keputusan ni bukan aku buat sehari dua , tapi selama aku di singapura , tawaran ust zainuddin untuk menjadi murid di markaz afanin sering aku fikir2kan .
Semalam adalah pertemuan kedua aku dan dia . Puas . Faham . Bersyukur . berkali2 ust zain mengulang , afwan kalau aku merasa letih kerana perlu mula dari bawah .. perlu mula dari titik , sangkanya aku keletihan .. ya , memang aku letih .. tapi dalam letih itu ada senyuman . Biar lambat tapi kekal dalam ingatan . setiap kali aku disuruh ulang huruf yang salah ditulis , walaupun kesalahannya basith , aku rasa gembira , kerana akhirnya aku belajar . Min jahlina nukhti' wa minkhata'ina nata'allam .
Kata ust zain , dia menghargai usaha aku untuk belajar dari bawah sekali lagi , hakikatnya aku lebih lagi menghargai kesabaran dan usahanya yang sanggup mengambil aku sebagai murid . Memikirkan kata2 dan cara penerangan yg terbaik untuk membuat aku faham setiap lorek huruf . Katanya : fahmul khatti nushi ta'allumihi . :D
Kalau dulu , sendirian di meja khat mampu membuat semangat aku luntur , tapi sekarang ni teman tak lagi jadi satu musykilah . Kata ust zain satu ketika dahulu , tak apa kalau takde kawan , jadikan khat kita tu teman kita .. :) , walaupun memang kalau ada kawan lagi best , boleh kongsi cerita2 khat sama2... tapi .. ketiadaan kawan tak bermakna perjuangan tu tak akan berakhir dengan kemenangan .
Orang kata cinta tu buta .... Aku kata cinta tu tak buta kalau ianya lillahi walirrasul ... ada cahaya yang menerangi jalan orang yang bercinta tu sehingga akhirnya bertemu dengan yang dicintai .. ~ Pejuang cinta
Posted by Fathiah at 5:33 PM 0 comments
Labels: Fannul muqaddasah
Friday, October 15, 2010
Mubarak seniors~~! :D

الإمام الأكبر أكد أن العلم لم ينتهي بحصول الطالب علي شهادة تخرجه من الجامعة بل الخطوة الأولي لطلب العلم ,متمنيا أن يبدأ الخريجين من جامعة الأزهر من أبنائنا الوافدين من حيث انتهوا وعليهم البدء من جديد بروح الباحث المتعمق والمستطلع علي التراث العلمي العميق الذي لا ينتهي .
جاء ذلك خلال كلمته التي ألقاها أمام احتفال الخرجين من طلاب الأزهر من أبناء سنغافورة والذي عقد بمركز الأزهر للمؤتمرات بمدينة نصر مساء اليوم الاثنين
.
رحب الإمام الأكبر بالسادة الحضور المشاركين للطلاب الخرجين وقدم لهم أطيب التهاني مشاركا لهم فرحتهم ,
موجها لهم عدة نصائح مفاداتها أن يعكس طلاب وطالبات الأزهر الوافدين الخريجين والموفودين من الخارج ما تعلموه إلي بلادهم من منهج الأزهر الوسطي المعتدل وتطبيقه علي ارض الواقع لتوضيح يسر الشريعة الإسلامية عقيدة وأخلاقا مع المسلمين وغير المسلمين , موضحين للغرب الصورة الصحيحة للإسلام والمسلمين.
وطالب شيخ الأزهر من أبناء سنغافورة التي يحتفل بهم اليوم أن ينشروا هذه القيم الأخلاقية هناك وان يكونوا نمازج مشرفة للمسلمين ولغيرهم.
ودعا الدكتور الطيب حكومة سنغافورة إلي ضرورة الاهتمام بخريجي الأزهر من أبنائهم علي أنهم سفراء الأزهر والإسلام من قلعة العلم وكعبة العلماء إلي بلادهم بيسره ووسطية منهجه ليقلدوهم المناصب التي تليق بهم,فهم أصحاب رسالة أخلاقية واجتماعية وهم علي حد تعبيره "صيد سمين " بالنسبة لسنغافورة وصمام الثقة والأمان .
وناشد رئيس مجلس إدارة الرابطة العالمية لخريجي الأزهر الخريجين بأن يتواصلوا مع جامعتهم العريقة من خلال الرابطة ,مطالبا إياهم
بألا يتركوا اللغة العربية وإتقانها ونصحهم بتقوى الله وتوطيد الصلة بالقرآن الكريم وإلا ينسوه لأن "آفة العلم نسيانه" 000
ومن جانبه أكد السفير السنغافوري بالقاهرة:تان هونج سينج علي دور الأزهر في التعاون الوثيق بين الأزهر وسنغافورة في مجال الدعوة
الإسلامية والتي تتمثل في البعثات الوافدة إلي الأزهر وخاصة وأننا نحتفل اليوم بتخريج دفعة جديدة من أبنائنا الدارسين في الأزهر الذي أعده وسام علي صدور أبنائنا الطلاب لما حصدوا من علم غزير يحمل الوسطية والاعتدال بعيدا عن التشرذم والتشدد0
مشيرا إلي أن سنغافورة تطلب زيادة التعاون والبعثات إلي الازهر.
أنيسة خير النساء الطالبة المثالية والمتفوقة علي الطلاب السنغافوريين والحاصلة علي 3سنوات إمتياز وسنة جيد جدا والتي لها دور بارز في رابطة خدمة أبناء سنغافورة والتي قد تقلدت عدة مناصب ألقت كلمة لفتت أنظار الحضور, أكدت فيها أن العلم لا يستفاد منه ولم يأتي بثماره إلا إذا كان خالصا لوجه الله وإبتغاء مرضاته لا لغرض الدنيا أكد علي ذلك الأمام أبى حامد الغزالي0
وقالت خير النساء إنني أشعر بالخوف الشديد لما سوف يحدث لنا بعد سفرنا إلي بلادنا متهكمة من الوضع الطبيعي الذي سيسلكه البعض من الخريجين كالزواج والعمل وترك الاستفادة من الميراث الذي تعلموه من جامعة الازهر0
مشيرة إلي أن لديهم أمانة عظيمة لابد من تجسيدها علي ارض الواقع في بلادهم وهي رسالة الطالب المسلم الأزهري ,مؤكدة أن طلب العلم ليس غاية ولكنه وسيلة لتحقيق الغاية ,وضربة خير النساء أروع الأمثلة في تضحية العلماء لطلب العلم كالإمام أحمد ابن حنبل والشافعي والنووي ومالك وأبو حنفيه
موضحا أن طالب العلم لابد أن يكون ذا همه عالية.
وعلى هامش الحفل قام الإمام الأكبر شيخ الأزهر ورئيس الجامعة والسفير السنغافوري بتسليم درع الجامعة للخرجين من الأزهر من أبناء سنغافورا .
حضر اللقاء لفيف من نواب وأساتذة الجامعة وعدد من السفراء والأعلاميين.
Posted by Fathiah at 3:33 PM 0 comments
Thursday, October 14, 2010
' dulu esakannya sandar di bahuku , tangisannya kini ku serah padamu '
:'(
Posted by Fathiah at 8:22 PM 0 comments




