CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Friday, May 10, 2013

....Episod 262.... - Erti hidup -

Bismillahil waduudul ghafuur

Mak kata dulu " erti hidup itu pada memberi , beri selagi termampu " jangan risau berapa banyak kita bagi kak .. ni semua milik Allah , kita beri kat orang , Allah beri kat kita . Allah tu maha melihat kak ". Itu pesan mak pada saya dulu sewaktu sedang duduk santai di meja makan ruang tamu . Tengahari itu , saya sebenarnya kurang mengerti bila mak kata erti hidup pada memberi . Tapi saya cukup faham kalau Allah itu maha melihat . Untuk seorang wanita ibu pendidik dan isteri yang telah lalui bermacam2 situasi dalam hidup , kata2 mak , nampak ringkas , sering tersusun cantik tetapi selalu membawa erti yang sangat dalam . Mak suka dengan peribahasa dan kiasan orang lama . Pada mak , ada ibrah dan kebenaran di sebalik kata2 tersebut . Pesan mak pada saya tak banyak . Selain sabar sabar dan sabar , mak selalu pesan jangan sombong dengan kawan2 . Sebab mak tahu , terkadang saya lebih suka duduk dalam dunia saya sendiri . Sendiri . kadang2 bersama keluarga .

waktu sekolah dulu , kalau kawan2 ajak keluar tanpa ada sebab penting , saya selalu mengelak . Macam2 alasan saya bagi . Saya taknak keluar . Di saat kawan2 yang lain mungkin enjoy keluar dengan kawan2.. , keluar makan , jalan2 , tengok wayang , saya lebih suka di rumah . Mungkin membaca , mungkin menulis , mungkin menonton tv atau mungkin ke library sendiri . Mungkin... mak nampak semua tu . tak...mak pasti nampak semua tu . Saya active di sekolah , di luar sekolah .. tapi selesai saja aktiviti saya akan letak hp jauh2  dari saya bahkan off kalau perlu . Saya seolah2 tak beri ruang pada kawan2 utk berkawan lebih dari aktiviti . Tapi .. bila mereka ada masaalah , saya lebih dari sedia untuk mendengar dan memberi sepatah dua kata memujuk . kadang2 cuma mendengar sahaja . Dari situ saya dikenali sebagai orang yang rasional . yang sukar dipengaruhi emosi dan keadaan . mereka kata saya punya simpati dan empati . hakikatnya yang saya ada adalah masa dan kesempatan . Masa untuk mendengar dan kesempatan untuk cuba mengerti keadaan . Tapi tetap kalau diberi pilihan saya pilih untuk ada dalam dunia saya sendiri .

Sebelum saya berangkat ke mesir , mak pesan dalam surat mak . Mak kata jangan sombong dengan kawan2 . Waktu tu saya tahu , lepas ni mungkin saya akan hilang masa sendiri saya . cuma yang saya tak tahu adalah macamana saya akan hadapi situasi tu nanti . Saya tak tau kalau saya akan terluka dengan keadaan saya nanti ..

Sepanjang saya berkawan kat mesir ni , saya tak nafikan kalau kadang2 ada keadaan yang saya agak mementingkan diri sendiri , adakala saya marah dengan kawan2 ... walaupun saya tak luahkan , reaksi saya pada emosi2 negatif saya adalah diam membisu tanpa suara . Tapi saya cuba untuk pastikan perasaan2 tu tak lama . dan saya akan yakinkan mereka kalau saya hanya letih dan mereka bukan penyebabnya . saya akan cuba dan cuba untuk sentiasa sembunyikan perasaan saya . Biar mereka tak tahu lubuk duka yang ada dalam hati saya . Saya akan cuba dan cuba untuk ada dengan mereka apa pun situasi saya. sakit?sedih?penat? , itu bukan urusan mereka. itu urusan saya. yang penting , saya ada dengan mereka waktu mereka perlukan saya . walaupun saya akan diketepikan bila mereka gembira , saya tak pernah kisah . sebab erti kebahagiaan dan senyuman saya bukan itu . Erti kebahagiaan dan senyuman saya pada memberi bila saya mampu . dan melihat semua orang tersenyum .

Saya puas dengan apa yang saya mampu beri . walau kadang2 terasa kesal kerana tak mampu beri lebih dari itu . Setiap kali ada yang meminta untuk didengar , saya akan letak tepi perasaan saya , letih saya dan segala masaalah saya untuk beri tumpuan pada apa yang ingin mereka luahkan . Tapi , saya juga manusia biasa . Kadang2 terlebih memberi tumpuan kepada pihak2 tertentu sehingga yang lain merasa terabai . Ada yang merasa kalau saya hanya dengan dunia saya sendiri . memikirkan diri saya sendiri . Tidak peka dengan perasaan orang lain . Saya mengaku , saya adalah orang yang mendengar saya bukan yang meluah . Kadang2 ada yang perlu saya fikirkan.. ada yang perlu saya uruskan .. ada yang perlu saya korbankan .. saya juga manusia biasa yang merasa letih dan sedih bila ada yang melontarkan kata2 begitu pada saya ketika mereka tidak tahu susah yang sedang saya lalui . Kadang2 saya tertanya sendiri , sudah cukup rasanya apa yang saya lakukan selama ini untuk menjadikan saya orang yang tidak sombong dengan teman2.

Saya tidak pernah meminta apa2 balasan untuk setiap minit yang saya habiskan bersama mereka . Saya dibesarkan dan dididik untuk memberi dan memberi dan jangan pernah terfikirkan apa2 balasan . itu saya . Mak saya ajar , kalau orang kasi kita tuba sekalipun , biarkan , kita beri saja madu pada orang . Saya memang bukan orang yang akan luahkan perasaan saya secara empat mata dengan sesiapapun , yang saya minta dari semua teman2 hanya satu pengertian . Kalau saya orangnya begitu . fahamilah . Saya juga manusia . saya juga perempuan . Saya juga ada perasaan dan saya juga diuji . Merahsiakan perasaan dan keadaan diri saya memang akan menimbulkan salah faham yang banyak . Tapi saya tak pernah peduli , kerana bukan redha mereka yang saya minta dan saya hajatkan. Tapi redha tuhan . sekali lagi , saya juga manusia , saya harapkan pada mereka yang benar2 kenal saya untuk mengerti saya dan bahasa yang sedang dituturkan hati saya . Kalau itupun saya tak mampu untuk dapatkan .... maka biarlah saya sendiri . dalam dunia saya . itu lebih baik .

Yang namanya manusia itu , memang kelakuan dan cara fikirnya susah nak diduga . Saya  heran , benar2 heran . orang yang sentiasa punya masa kosong ketika diajak utk bersama gembira atau duka tentunnya akan ada masa untuk bersama dan akan dihargai .... orang yang sangat sibuk , ketika cuba sedaya upaya dan hanya mampu  meluahkan masa untuk bersama ketika duka , walau hanya sehari dua , tapi perlu mengorbankan banyak perkara , tetap dibilang kurang peduli . sedangkan yang tiada masa itu menghadirkan mujahadah yang tiada siapa tau kadarnya .... Manusia... memang manusia... mungkin ini yang namanya hidup . tiada apa yang indah kalau tujuannya bukan pada pemilik hati .

Sungguh , saya bukan mengadu , hanya heran ... dengan yang namanya manusia.... kerana masih mentah dengan hidup , perkara biasa ini menghairankan saya .

Hati saya tetap membisikkan ayat yang sama ... biarkan saya... dalam dunia saya sendiri ... kerana di situ ada kebahagiaan yang istimewa untuk saya.. :)

Sunday, April 14, 2013

....Episod 261.... - Mungkin ini yang namanya perjuangan -


Malam semakin memekat . Aku atur pantas langkahku untuk keluar ke mustasyfa sayyid galal . Aku cuba ingat semula lorong demi lorong yang perlu aku lalui untuk sampai ke sana . Aku hanya meneka2 sendiri . Aku memang tidak pandai melihat jalan , tapi kali ini , aku cuba paksa ingatan aku semampu yang boleh . " rasanya lorong ni tadi yang kak nani tunjuk " aku teragak2 memilih lorong mana yang betul . Akhirnya aku berdiri bertentangan dengan mustasyfa sayyid galal babusy sya'riah . " Ya Allah , dah gelap sangat , macamana nak nampak bas ni " dalam bisikan aku itu ada sedikit doa untuk menenangkan hati yang takut , kerana bersendiri . Waktu ke sini tadi aku menaiki bas 700 dari depan kuliah banat hayyu sadis. Aku diturunkan betul2 dihadapan hospital . Aku hanya ditunjukkan jalan untuk pergi tapi bukan untuk pulang . "kak nani balik dulu ye , nanti nak balik rasanya ada ust2 nanti balik dengan diorang " Kak nani menitipkan aku pada Allah dengan harapan kalau ada yang akan membantu aku pulang dan terus melangkah pergi . Aku hanya mampu mengangguk , mengiyakan kata2 kak nani .


Musim sejuk di bumi mesir , anginnya sangat tajam . berbisa . Lebih2 lagi bila malam datang .Sejuk Angin malam seolah2 mampu untuk melenyapkan riuh suara manusia . Jalan2 menjadi lebih sepi dari selalu . Dan aku berdiri sendiri di situ . Bersama beberapa orang mesir yang semakin lama semakin tidak kelihatan kelibat mereka . Ust2 yang kak nani sebutkan tadi tidak datang ke kelas , jadi malam ini , entah di mana , entah bagaimana , entah mengapa ... aku sendiri . Aku masih sabar menunggu bas yang masih tak kunjung tiba . 40 minit berlalu . Hari semakin gelap . Aku tak tahu dari mana datang keberanian aku waktu tu . Seperti ada bisikan dalam hati ini yang menenangkan aku , kalau aku tidak akan apa2 .


Aku mengeluh sebentar . Bukan kerana letih , tapi kerana tidak tahu sampai bila aku perlu menunggu . " sabaar..sabaar " itu yang aku ulang2 .Terlintas juga dalam fikiran ini untuk menaiki teksi , tapi aku takut sendirian . tak tahu jalan . tak tahu ada di mana . Aku menoleh ke kiri semula , mencari2 lampu kenderaan kalau ada bas yang akan datang . Waktu itu tiba2 ada susuk tubuh memakai kemeja putih berdiri di sebelahku , rambutnya yang sudah hampir putih beruban sama seperti yang aku lihat di madrasah tadi . Aku cuba mengingat namanya .Waktu dia melihat aku , aku masih tercari2 namanya bila tiba2 dia menghampiri " kau budak yang baru masuk tadi kan ? dari singapura ? " " saya ust , ust... aus ? " " ye , kau nak balik mana ni ?" " Aku nak balik rabaah ust . tapi dari tadi bas tak ada . bas 700 kat sini kan ust ?" Tanya aku bertubi2 . " Bukan , bukan kat sini , aku nak balik asyir , aku naik bas kat sana " sambil menunjuk ke arah hadapan yang gelap , aku tak tahupun mana yang ditunjuk ust . " Kau jangan takut , ikut aku , nanti aku tunjukkan macamana "


Hampir 10 min kami berjalan , setelah melintas jalan besar , atas bantuan ust aus , akhirnya kami sampai di mahattah yang sepatutnya . Ust tanya lagi ," kau nak balik rabaah kan ? kau kene tukar bas , aku tk naik sama dengan kau " . " Ust .... aku nak balik dengan kau ust , aku nak ikut kau " spontan aku menjawab . waktu itu mata aku dah pun bergenang dengan airmata . Sejam menanti bas sendirian terasa sangat lama , ketakutan yang cuba aku sembunyikan terzahir ketika merasa ada yang boleh aku percaya . Seperti seorang anak kecil yang cuba tidak menangis ketika mencari dimana ibunya dan ketika dia hampir mau menangis ibunya datang entah dari mana . Pasti dia serik , tidak mahu ditinggalkan lagi . Ust terdiam sebentar dan terus menahan bas . Ust duduk di sebelah aku . di situ mula sesi taaruf kami . Setiap kali ust diam , aku akan menoleh ke tingkap dan menangis . Aku cuba seka airmata aku supaya ust tak nampak . Ust kata " Fathiah , kau jangan takut , kau dah macam anak aku sendiri , nanti kau akan sampai rumah , tapi bas ni tak ke rabaah , turun di sabie bole ? " Aku hanya mengangguk . Menoleh semula ke tingkap dan benar2 menangis .

Aku genggam erat tasbih di tangan . Ya Allah ... ust datang tiba2 . saat aku benar2 buntu di mana mahu mencari pertolongan . Terima kasih tuhan .... terima kasih tuhan ....terima kasih tuhan ...Waktu tu aku masih tak tahu apa yang Allah dah sediakan untuk aku , yang aku tahu , dari mula aku nak bercinta dengan khat ni , jalannya tak pernah mudah , tak pernah , tapi aku tak pernah menyangka kalau aku akan diuji dengan bersendiri .Meletakkan sepenuh tawakkal dan keyakinan pada DIA . Tasbih yang ada di tangan bergerak pantas .... waktu itu hati aku berbisik sepi...keletihan .... mungkin inikah yang namanya perjuangan .....  walau letih , walau sendiri , walau berat , walau merasa tidak mampu , Allah letakkan kita dalam situasi yang kita sendiri tak pernah terfikir kalau kita akan berjaya atasi . dan aku sanggup sebenarnya .... kerana yang aku ingin hanya redhaNYA .

Tiga tahun dah berlalu , kalau dulu aku rasa aku sendiri , dan sering menangis kerana sendiri , sehingga dipujuk ust zainuddin " mbak , jadikan tulisan2 kita itu teman kita mbak , mereka teman baik kita " ... sekarang... sendirian itu bukan lagi satu kalimah yang perlu aku fikirkan . kerana ia sudah hampir menjadi sebahagian dari diri aku . sendiri bukan lagi satu beban .Sendiri itu adalah perjuangan  :')

"duhai tuhanku... jatuh bangun ku menghambamu kadang cinta kadang ku melupa tegaku menyiksa hidup sendiri .. duhai tuhanku , untuk yang kesekian kali , ku bersujud meminta kembali hati yang dipijar indah cintamu . Tuhan biarkan kini aku dalam rahmatmu ... meski jatuh dan terbangun ... ku tetap bertahan " 

Saturday, March 23, 2013

....Episod 260.... - Airmata itu -




Bismillahil waduudul ghafuur ,

Kata orang bijak pandai , sabar itu tak mudah , tapi dengan sabar semuanya akan menjadi mudah . Sabar itu memang tak mudah . Bayangkan kalau kita perlu lakukan sesuatu yang kita tak suka , untuk mendapatkan apa yang kita suka . Kalau sekali dua tak apa , tapi kita perlu lakukannya berkali kali , dan mengorbankan setiap minit yang kita ada untuk sesuatu .

Dah hampir 6 tahun aku kat sini . Kalau aku harus pandang ke belakang dan melihat semula perjalanan yang dah aku lalui kat sini , aku hanya mampu tersenyum . Walau berjuta bayaran yang diberi , tetap tak boleh membeli kedewasaan yang dah aku raih dengan keringat dan airmata . kedewasaan yang menjadikan aku seorang manusia . kedewasaan yang terbentuk dari satu perpisahan dengan keluarga di singapura.... dan berakhir dengan perpisahan keluarga di mesir ini nanti .

Perpisahan itu sebenarnya sinonim dengan insan yang bergelar pelajar di perantauan . Kerana ia sering berlaku . dan kekerapannya membuatkan kita lali dengan perpisahan . Sepatutnya begitu . Tapi aku rasa ianya tak berlaku pada aku . Aku masih belum biasa . Kerana airmata ini semakin aktif . Airmata ini semakin mudah mengalir . Airmata ini seolah2 tidak pernah jemu , tidak pernah . Airmata ini seperti menjerit meminta kebebasannya . Airmata ini semakin suka untuk mendampingi aku .

Beberapa hari yang lepas , aku bertemu dengan teman lama yang belajar di madrasah khutut khalil agha di babusya'riah ust faizul azmir . Katanya di awal pertemuan , " ukhti , addinun nasihah maka ana nak beritahu ukhti , apapun yang kita ada di sini adalah kesempatan . kesempatan untuk melakukan sesuatu . selagi ada kesempatan , kita kena ambil " Belajar khat itu juga satu kesempatan . Belajar Al-Quran itu juga satu kesempatan , Hadhir dalam setiap majlis ilmu itu juga satu kesempatan . Bertemu dengan insan2 mulia di bumi barakah ini juga satu kesempatan . Al-muhim , jangan sia2kan kesempatan yang ada . Ade satu lagi kesempatan . Kesempatan berkeluarga . Di bumi ini Allah ajar aku mengambil kesempatan yang ada untuk belajar mencintai orang2 yang dekat dengan kita , dan menzahirkan cinta kita pada mereka .

Memang dari mula aku datang sini, aku tak pernah tahu kalau aku akan punya teman2 yang sangat masya Allah hebatnya , baiknya , dan sentiasa sudi untuk menemani . Aku memang tidak tahu . Yang aku tahu , mungkin aku akan bersendiri . dan aku memang suka bersendirian . Aku hargai kesunyian . Tapi terlalu ramai yang mengajar aku kalau bersama2 itu indah , bersama2 itu penuh barakah , bersama2 itu adalah kita , tolibul ilm . Mereka yang mengajar aku erti kebersamaan itu telah pulang . Masing2 memegang panji perjuangan . dan mujur sebelum mereka pulang , kasih sayang , cinta dan semangat kebersamaan itu telah mereka sebarkan dan tanamkan dalam jiwa adik2 yang baru datang . Aku tau aku tak perlu risaukan adik2 , kerana teman2 dan sahabat2 yang lain dah selesaikan tugas itu . Yang tinggal sekarang adalah ingatan pada senyuman dan gelak tawa mereka dan tangisan kita semua . Berjuang sememangnya bukan mudah , tapi bila dibuat bersama , beban dan tanggungjawab dipikul bersama , yang berat terasa ringan yang susah terasa mudah .

Alhamdulillah untuk semua yang dah terjadi . sekarang , tangisan aku bukan lagi bererti kalau sesuatu itu beban yang susah dilaksana , tapi tangisan itu hanya terlalu suka mendampingi aku ... kerana kalau dulu setiap kali menangis akan ade bisikan mengalah dan ingin putus asa ..... kini .... tangisan itu akan ditemani senyuman ... pasti akan ditemani senyuman .... kerana mereka ditakdir bersama .... selamanya ... 

Wednesday, January 23, 2013

....Episod 259.... - Hadiah dari Tuhan -

Bismillahis sami'il'alim

Seminggu yang lalu , sewaktu selesai membaca beberapa bab dari kitab riyadussolihin selesai subuh , Ust mona tiba-tiba memberitahu kami kalau beliau bercadang untuk membuat majlis maulid memandangkan sudah masuk bulan rabiul awwal , Bulan kelahiran kekasih Allah dan kita semua . Tanpa berfikir panjang aku setuju . yang lain juga setuju . Tidak ada sebab untuk kami berfikir panjang kalau ianya untuk majlis zikra maulid . Sama seperti pembacaan kitab riyadussolihin . Kami tidak pernah merancang untuk duduk membaca kitab . Cadangan itu datang pada malam terakhir bulan safar , dan kami mulakan bacaan keesokan harinya , 1 rabiulawwal . Alhamdulillah , pembacaan masih diteruskan sehingga kini . sewaktu beliau mencadangkan majlis tersebut , tarikh asal adalah 19 january . Aku hanya tersenyum mengangguk . Tetamu yang kami jemput untuk memberikan tazkirah adalah ust eman sidky . Aku tidak pernah mendengar suaranya . melihatnya.. ya pernah tapi bukan duduk bersama. Ust eman tidak dapat luangkan masa pada hari tersebut , beliau hanya ada kelapangan keesokannya . 20 january . ya, 20 january . ust mona tanya " are u okay with the date ?" dengan senyuman aku jawab " im fine , because its my birthday , so 19 or 20 both are fine , i just wanted to ask dua from her " .

Pagi itu ahmadun mesej . katanya maaf , tahun ni tk dapat nak bagi bunga dan choc macam tahun2 sudah . sambil tersenyum aku cuba tahan airmata ni . Mendapat bunga dari ahmadun dah jadi semacam hadiah tahunan . walaupun sekuntum , walaupun kecil , tapi ia sangat bermakna , kerana ia pemberian dari seorang sahabat . Aku sangat rindu dengan keberadaan teman2 yang lain di bumi mesir ni . zeela , ahmad , muhammad , farhanah, kak mah . dan yang paling buat aku tersentuh adalah hadiah dari hussin, yang dihantar jauh dari bumi Madinah . di dalamnya ada surat2 kecil dari teman2 pjb . Setiap tahun juga , aku akan sambut harilahir bersama zeela . Jalan2 di sekitar genena mencari hadiah untuk teman2 yg lahir pada bulan yang sama bersama zeela masih segar dalam ingatan aku . senyuman dan gelak tawa kami juga . Aku tak sangka kalau hari ini akan tiba , hari aku akan rindu dengan mereka semua . Setiap tahun juga aku akan sambut harijadi aku dengan kehadiran farah . Pagi tu , aku sangat mengharapkan kalau malam maulid farah akan datang, aku sangat mengharapkan kehadirannya . sekurang2nya masih ada lagi sisa mereka yang aku rindu .

Ahmadun tanya lagi , " fakya , apa yang best bersempena besday kau nari? " "yang best sebab buat mawlid . bezanya kau n fara tak ada ". Hakikatnya , ade terlalu banyak yang beza. Aku tak bermaksud nak berpegang pada kenangan , tapi aku tak mampu nak lupakan .

Walaupun tahun ni xde bunga dan choc dari ahmadun :'( Allah beri aku hadiah yang sangat indah . Mengingati kekasihnya pada hari lahir aku . Beit adawiyah yang kecil ni , dengan izin Allah selepas dikemas menjadi luas dan mampu menampung puluhan tamu . Pagi itu , selesai qiraah riyadhus solihin , aku hanya mampu mengemas dapur . selepas zohor aku sudah mula membuat kerja2 khat sehinggalah selesai maghrib . Dengan pantas aku keluar ke husin untuk dars khat . dan kelam kabut pulang . Hanya Allah yang tahu letih aku hari itu .

Yang paling istimewa malam itu adalah doa dari ust eman . Aku sangat terkedu kerana ust mona ingat permintaan aku . Doa . aku cepat2 mengaminkan . terus ust mona sebut , " hiya masya Allah khattat " , dengan senyuman ust eman sambung duanya " Ya Allah semoga dia dapat menulis quran , semoga urusannya menulis quran kau  mudahkan " . Hanya itu yang aku ingat . Airmata seolah2 tak boleh berhenti . Bertahun mujahadah aku dengan khat , mendengar doa yang semacam itu seolah2 mendapat bayaran paling mahal  untuk semua titis airmata dan keringat yang telah aku perah selama ni .Walaupun aku letih , walaupun ada yang kata wajah aku sangat pucat , jasad aku memang dah tak bermaya , tapi hati aku berbunga ... kerana baru sahaja mendapat siraman cinta dari seseorang yang sangat sangat sangat mencintai Al-habib .

Aku rasa sangat bersyukur dengan semua yang bekerja keras utk maulid malam tu , huda , zah mona , kak bam , dada , mekdah utk hadiah dan kerana sama2 semngat , dan bantuan2 yg diberikan oleh ramai teman2 yg lain . Jazakumullah khairal jaza' . Allah yubarik feekum .

Malam 20 januari 2013 saya sangat gembira . sangat sangat gembira . kerana menyambut hari lahir bersama Al-habib . Hadiah paling indah dari tuhan 

Tuesday, January 15, 2013

....Episod 258.... - Rabbuna Ma'aki -



Bismillahil waduudul ghafuur


THE INVIGILATOR 

Selama aku berada di mesir ni , aku tau kalau orang2 mesir sangat murah doa . kemana pun mereka pergi , dengan siapa pun , mereka akan sentiasa mendoakan . Tapi kali ini , setelah aku rasa kata2 itu hanya satu kebiasaan dan tidak lebih dari itu , aku rasa bersyukur bila invigilator exam naqd kemaren , with a smile , she told me straight right into my eyes , " rabbuna ma'aki " . Suddenly i thought , " ouhh ... when was e last time i had this feeling " . I felt so thankful , for that dua . I had trouble answering the paper , i was so cold and it was so obvious that she went to me and asked me if i need anything , a hot tea or anything . I told her im fine . and then she told me rabbuna maaki . And then it strucked me that all these while ive been forgetting HIM . and when i really feel helpless , He sent someone to remind me that He is with me . All along , he's with me . and because of that i need no reason to feel so down over a paper . Eventhough , i admit , it was not easy , neither the paper , nor the thought i was trying to fight . The thought that tells me , its not easy to survive .


I was so disappointed with myself , and so i get out of e examination hall with a big sigh . I have no idea what was i sighing for . Theres only one thing on my mind and that is to get rid of my thoughts  whatever they are . i told myself clearly that i cant afford to have a free time today , i need to get myself busy so that ill forget whatever the feeling is today . And so , back from exams , i went to ust iffat , qiraats class , then straight to my khats class , and then rush to meet my magical syeikh . My dearest cousin asked me if i need anything . she'll get it for me . I told her i need nothing . I just wanted to meet my magical syeikh . i felt so torn apart . i need to get some healing words from him . and then i thought , this is more than a coincidence . He is always there whenever i felt this way . Alhamdulillah . The Real Planner is planning for me . so what more can i ask for ? when im sure he is giving me the best plan .


Jewels of my heart 


I rested for an hour before i went to my qiraats class with ust iffat . I was supposed to do some tasmi' but i didnt because i was soo busy with exams that i find no time to memorise kalamullah . its ridiculous i know . Any regrets ? yes , of course i do . Not able to memorise the quran for the sake of a paper tells me that im bad at managing my time . im well aware of that now . Ust iffat never fails to motivate me to keep memorising whatever my condition is , and everytime she did that , i tried so hard to stop the tears from falling down . ego ? no , i just dont want to spoil e mood . im a crybaby so if i started to cry , i have no idea when it will stop . So , we read a few bait from matan syatibiyyah , The first few baits tells you the benefits and the " ajr " waiting for the people close to quran . She said , it wasnt easy memorising the quran and to be close with it . U need e mujahadah . a alot of it . it reminds me of this path i choosed . The word mujahadah always brings me to tears . it somehow makes me feel that ive not given enough but im already very tired and i really need the strength to continue to do the mujahadah . i just do not know where can i get the amount of strength i needed for this journey . 

Bait 15,16 and 17 somehow answered my doubts and thoughts . It said , for those who are close to the quran , they will adorn and crown their parents with jewels . What makes u more happy than that ? The best gift they wouldnt even have imagine it . All the money spent on me, on all the classes ive attended , their hard earned money , i really really hope , i could pay them back even more . I suddenly remembered what mom told me when she let me continue to be here in egypt for another 2 years .. " mak tak kesah , kalau untuk quran mak tak kesah . bilang mak berapa , mak bayar . mak dah tanya abah , abah kata bolehk, duduk sana sampai habis hafal ,kene habiskan , mak taknak separuh jalan  . " It wasnt just me , all the strength i needed was there all along . Its them . i need to keep going for them . coz they never rested so that i can keep studying , so there isnt any reason for me to stop . I need to keep going for them , and for the almighty creator . Allahummarham dha'fana .


SY. Muhammad Hassan Uthman


I was so fragile the whole day that even waiting for a cab could make me cry . Every "no" word from a taxi driver is a tear drop for me .then i said to myself , this is enough , im going to cry here in public . and then i saw 3 Men walking towards me only to realise that the one in e middle is sy.muhammad hassan usman , Allah knows how much i missed him , his lessons , his charm . I was smiling so widely behind the niqab , and waiting for a chance to give salam . I did and he was so close to me . to be that close with syeikh hassan even if its for a few secs when he is always surrounded with his students is unbelievable . guess what ? that made my day . i get into the taxi with a smile , i thought ,  to get to meet him today is a gift from HIM .


The Magical Syeikh  : sy. Abul huda


A lot happened that day  before we get to meet him . At first it was supposed to be held in imam atoillahs mosque . Then it was changed to sadad wafaiyyah . i was thinking of sitting at far right , so i can have a good look at syeikh , but it happened that i get to sit at far left . Wallahi i didnt expect him to come from left . So when he came in , i saw some of the rijal already set their eyes on the area i was sitting so i turned to look and quickly stood up and he walked right besides me . Another gift from Him i would say . It was one of the coldest night , 10 january . Everyone knows how i am not able to stand the weather . But i survived that night . I was soo tired , i was soo emotional , i was sooo cold , i remember how i had no energy left due to the excessive weeping n crying but nevertheless , i was soo thankful for that day . Soo thankful that i sleep with a voice soo soft , telling me to close my eyes and put my trust in HIM . He's watching me ... all the time . 


" If u dont believe inyour own ability to achieve your goals , believe in Allah's ability to help you " ... Rabbuna ma'aki  :)


Sunday, December 16, 2012

.... IMUSM....



Grateful for the family i have .

Sunday, October 7, 2012

....Episod 257..... - Allah lebih dari cukup -



Dah berbulan rasanya muhasabah diri yang selalu aku buat kat blog ni aku biarkan ia berlalu macam tu je . tanpa catatan . tanpa kesan . Terlalu banyak yang dah berlaku . Imtihan , Khat , Safar , walimah , natijah , perasaan  . Kalaulah aku mampu untuk putarkan masa , mesti aku akan tulis semua kejadian yang dah berlaku , yang dah menjadi sebahagian dari aturan Allah . Aturan terbaik untuk hidup aku .
Memori yang tersisa tu , lebih baik aku tulis sekarang , sebelum ianya ditelan zaman , terhapus dari ingatan aku ni . Biar aku mulakan dengan imtihan .

Imtihan tahun ni lebih mencabar dari tahun2 yang sudah . Maddah2 yang lebih susah . perhatian yang perlu aku berikan padanya membuatkan aku takut untuk ke kelas masyayikh , mengisi jiwa dari  semangat yang pura2 aku kobarkan dengan alasan imtihan , dengan alasan kalau jasad ini perlu dimanjakan untuk imtihan . Hakikatnya , jiwa aku letih , jasad pun letih , fikiranpun letih . Tapi aku gembira , sekurang2nya aku mampu untuk mengukir senyuman dan tawa , dan aku selesa sembunyi di sebalik keceriaan aku . Biar orang tak tau takut yang aku rasa , biar org tak tau sedih yang aku rasa , biar orang tak Nampak tangisan yang tak pernah berhenti sepanjang aku ada di bumi ini . Alhamdulillah , aku Berjaya gagahkan diri untuk imtihan .. Alhamdulillah… Alhamdulillah …

Kita merancang , kita merancang dan kita terus merancang , yang tentukan tetap DIA . Kadang2  pertanyaan yang muncul dalam fikiran selalu tak sealiran dengan apa yang dah selama ni aku belajar . Aku belajar untuk redha . Tapi susah aku nak elak dari bertanya , kenapa apa yang aku rancang tak pernah terjadi ? atau sebenarnya terjadi,  Cuma kerana ianya tidak sesempurna yang aku inginkan , aku menganggap ianya tidak pernah terjadi .

Terlalu banyak benda peribadi yang berlaku waktu fatrah imtihan . Aku yang senang terganggu merasa diganggu . Aku selalu ada perasaan rendah diri . tapi aku juga orang yang pandai memujuk diri . Maka… aku pujuklaa diri utk sabar lagi redha lagi sabar lagi dan redha lagi. Kadang2 merasa lali dengan dua perkataan tadi . Tetap aku pujuk diri.

Aku dah tak ingat apa perasaan waktu ambil imtihan kemaren selain keletihan . Yang aku ingat adalah wajah dukturah nadiah , dukturah zaynab dan dukturah ulfat . Aku tau aku akan rindu wajah2 ini . Aku akan rindu suara mereka . Lebih2 lagi dukturah zaynab . Selamanya seorang inspirasi . Dukturah Nadiah juga .

Selesai Imtihan …… aku serahkan tawakkal aku pada DIA ….. diiringi kata2 sakti pengganti ubat penenang …. Kheir insya Allah… kheyr insya Allah …. Kheyr insya Allah … “ Bismillahi tawakkaltu ‘alallahi wala hawla wa laa quwwata illa billahil aliyyil adzim “ :’) 

Tuesday, March 27, 2012

....Episod 256.... - Masih kepunyaanmu -



Alhamdulillah , setelah hampir lebih dari sebulan aku tk update blog , hari ni Allah beri masa luang untuk kongsi sesuatu . Banyak sangat cerita dah berlalu dan tak sempat nak dicatat di sini . Yang ada cuma cebisan memori sahaja dalam ingatan ni.

Blog ni dah menyaksikan coretan 5 tahun aku di perantauan . Kalau ikutkan tempoh belajar aku yang sebenar, tahun ni adalah tahun akhir aku . Tapi aku seolah2 baru sahaja kenal bumi ini . Apapun Alhamdulillah ... thummal hamdulillah . Banyak yang aku dah belajar dari bumi kinanah ni . Bumi khaira junuudul ardh .

PENGHUJUNG PERJUANGAN

Alhamdulillah , walaupun masih bertatih , aku sudahpun mulakan perjuangan menghafal kalam Allah , sekurang2nya semangat itu masih ada . status aku sekarang ini : penuh harap kalau aku akan khatamkan hafalan sebelum memberi lambaian terakhir pada tempat ini .

Aku pernah beritahu ust hamzah nordin satu ketika dahulu , " ust , ana takkan balik singapore selagi ana tak dapat masuk musabaqah dawliyah turki , hadaf ana di sini bukan hanya al azhar , tapi banyak lagi , antaranya ini " , Aku rasa macam nak beritahu ust , alhamdulillah , Allah kabulkan permintaan ana ust :) . Tapi terkabulnya hajat ni bermakna , aku dah bersedia untuk pulang ke tanahair . Kalau lah hati boleh ditimbang , 3 tahun dulu , hati yang mungkin hanya seberat 10 kg , sekarang ni boleh sampai ke ratusan kilo .

Yang penting , sekarang aku dah pun di Jaliy diwani . Dan aku akan menghantar karya riq'ah dan diwani . Semuanya bukan mudah .... persiapannya pasti akan beriringan airmata , sebagaimana tumpahnya airmata aku sepanjang perjalanan mendalami seni ini . Semuanya bukan mudah . Ianya menjadi lebih susah sekarang kerana aku sudah mula mengajar . Mengajar lebih dari 10 orang generasi khattat yang akan membawa seni ini ke kemuncak zaman kegemilangannya seperti dahulu , Allahumma aameen .

Mengajar dan belajar bezanya seperti menanam padi dan memakan nasi . Memakan nasi itu mudah , boleh dengan sudu , boleh juga dengan tangan , yang perlu di buat hanya bangun , ambil pinggan dan senduk nasi . Tapi menanam padi tidak begitu . Perlu tau tanahnya sesubur mana . Perlu tau mana hendak ditanam . perlu tau berapa lama perlu menunggu , perlu tau apa grade beras yang ingin dihasilkan .

Yang menambahkan susah perjuangan ini adalah imtihan tahun akhir yang akan tiba tak lama lagi . Keseriusan aku pada subjek2 kesusasteraan arab ini wajib aku maksimalkan , sehingga aku rasa setiap minit yang berlalu itu berharga . Maka terpaksa aku tinggalkan durus di masjid azhar , untuk memberi tumpuan pada khat dan imtihan .

Mak kata " cuba buat betol2 kakak . mak kasi peluang duduk sana setahun dua lagi , jadi tahun ni fokus pada imtihan , yang lain boleh buat lepas ni " Aku terkedu sebenarnya bila mak cakap benda ni . Oleh kerana tu , aku buat keputusan , April ni bulan terakhir tahfiz dan khat . Dan setelah itu hidup aku hanya akan dipenuhi buku2 imtihan sahaja kalau itu yang menggembirakan mereka . Mudah2an itu juga yang mereka redhai .

MASIH KEPUNYAANMU

Kata2 ni aku tujukan pada abah . Bila mula2 mak bagitau abah , aku nak lagi 2 tahun kat sini , abah tanya utk apa ? Mak beritahu untuk khat dan quran . Abah tanya semula , " tak fikir kee umur dah berapa , taknak kahwin ke ? " , aku cuma beritahu mak , beri aku peluang lagi 2 tahun . Aku ingin terus terusan jadi kepunyaan mak dan abah .

Aku pernah beritahu seorang teman dulu , kalau aku sangat percaya dengan pilihan mak . Akhirnya , dua tahun lalu , bila mak dah ada pilihan , aku tolak tanpa berfikir panjang . Tipulah kalau aku kata aku tak rasa bersalah . Cuma , aku memang belum bersedia , dan aku tak tau bila aku akan bersedia . Aku tak suka sentuh topik ni . Samaada waktu bersembang dengan teman2 , keluarga atau adik beradik . Aku sangat tidak suka . Topik ini juga kalau perlu nak dibincangkan , memerlukan satu entri khas untuk memberikan keadilan kepada keputusan yang aku buat . Buat masa ni , status aku : Berdoa kalau nanti dipertemukan sahaja di syurga . Biar aku teruskan dengan perjuangan ini , kalau sampai masanya sampailah , kalau tiada di dunia , biar bertemu di akhirat saja :)


~Yang didamba bukan putera raja , tetapi putera agama , perindu syahid semata ~



Tuesday, February 7, 2012

....Episod 255..... - Kisah cinta sejati ... -


Mereka sentiasa bersama.... marah bersama ... tenang juga bersama.... sakit bersama ..... tp sekarang... Mudir pergi dulu .. meninggalkan ustzah hamiah ... pergi menghadap ilahi , bertemu pemilik cinta sejati ... Menempah dahulu tempat untuk mereka bersama nanti di syurga .

Gambar ini membuatkan saya tak henti mengalirkan airmata . Saya menjadi manusia kerana usaha mereka membina madrasah ini . Sewaktu kemasukan darjah satu , saya ditolak oleh madrasah al-maarif , dan madrasah ini membuka tangannya menerima saya . Ketika saya tekad untuk tinggalkan tempat ini dan ke madrasah al junied utk pre u , saya ditolak sekali lagi , dan madrasah ini masih lagi membuka pintunya untuk saya , ketika saya merasa kalau kekalnya sy di sini akan membantutkan pergerakan dan kemahiran berbahasa arab saya , Asatizah dan mudir memberikan kepercayaan yang bulat pada kekuatan bahasa arab saya dan memilih saya mewakili sekolah dan negara utk program2 yg berkaitan dengan bahasa arab . Saya adalah antara hasil cinta mereka pada Allah dan Rasulnya .

Mudir pernah kata .. " kita tak ada keluaran yang ambil kuliah b.arab , ana suka kalau antum amek bahasa arab , boleh gantikan ust2 yg ada " itu kata mudir 3 tahun lepas.. waktu itu saya tekad kalau saya akan buat mudir rasa bangga dengan saya . Saya tanamkan rasa cinta pada bahasa arab sedalam yang mungkin . Tapi saya tak sempat nak bagitau mudir saya sedang berjalan... dan akan berlari sebentar lagi untuk perjuangan ini . saya tak sempat ..

Kawan2 kata saya mudir's pet , kerana saya diberikan priviledge2 tertentu yang tak ada pada org lain waktu sekolah . Dan nama saya sentiasa di panggil utk ke idarah , ada sahaja tugas yang akan diberikan ... yg ada kaitan dengan b.arab dan sumbangan utk madrasah . Waktu sekolah dulu saya tak suka dengan perhatian yang diberikan pada saya , sehingga saya pernah beritahu ibu kalau saya mungkin tidak ingin mengajar di madrasah sendiri selesai pengajian.... kata ibu " tak kesian kat mudir ke ? dah berapa banyak peluang sekolah pagi kat kakak sampai kakak jadi bagus . " waktu itu saya sedar kalau saya sangat pentingkan diri sendiri .. Allahummarham dha'fana

Selepas itu , saya tak pernah tolak permintaan mudir. Kalau arahan atau permintaan itu datang dari mudir ,saya akan segera laksanakan atau saya akan kata YA , kerana belliau Ayah saya di madrasah itu .

Kullu nafsin zaiqatul maut . Setiap manusia ada ajalnya . Mudah2an keluarganya diberi ketabahan dan kekuatan untuk menempuh hari2 yang datang tanpa kehadirannya . dan semoga mudir tenang di sana . Setiap saat sewaktu nafasnya masih ada , fikirannya hanya pada madrasah madrasah dan madrasah ... sehingga madrasah wak tanjong al-islamiah terkenal dengan madrasah yang jarang diberikan cuti . waktu tu kami selalu kata pada org2 yg bertanya kenapa madrasah tak cuti , " mudir sayang sangat kat kitorg , dia tak boleh kalau tak dengar madrasah tu bising dengan suara kitorg.. " . 2 tahun lepas , sewaktu menziarahi mudir di hospital , mudir selalu meracau , waktu kami dtg , beliau suruh anak bongsunya beritahu kami sejarah pembangunan madrasah , katanya kami tanya tadi . padahal kami belum bercakap apa2 pun . yang hebatnya , walaupun dalam keadaan sedar tak sedar dengan keadaan dirinya , nama2 kami masih beliau ingat . Allah ...

Cinta mereka lillahi walirrasul.... kerana cinta itu mereka bina bangunan yang akhirnya menjadikan beratus orang lain merasakan cinta mereka dan sama2 mencintai Allah dan rasulnya . Semoga penduduk langit menerima rohnya dengan sorakan . Telah sampai kepada mereka seorang soleh yang sangat mendambakan pertemuan bersama kekasih2nya .

Allahummaghfir lahu wa'aafihi wa'fu anhu wa waasi' madkhalahu wa akrim nuzulahu , waghsilhu bima'ithalji wal bardi , wa naqqihu minadz dzunub wal khataya kama yunaqi thaubul abyadh minad danasi :'(

Sunday, December 25, 2011

....Episod 254..... - Inspirasi Bisu -



Bismillahirrahmanirrahim…..


Hari ni . 20 dec 2012 , ada khataman al-quran besar2an di gami’ Azhar ,untuk Asy syahid maulana syeikh emad effat , tapi aku tidak diberikan kelapangan waktu oleh rabbul jalal bersama2 mereka di sana . Genap 4 hari syeikh tinggalkan dunia ni untuk bertemu ilahi sebagai seorang syahid . Aku mungkin hanya datang kelas syeikh beberapa kali di masjid nur hayyul ‘asyir , untuk pengajian kitab nahu syarh ma’kudiy , walaupun sedikit tapi syeikh merupakan syeikh yang paling aku ingat . Perasaan yang aku ada waktu menghadiri kelas beliau itu tak mampu nak diucap dengan kata2 . Beliau inspirasi yang tak terluah . Inspirasi bisu . Asy syahid adalah orang pertama yang buat aku rasa aku sangat memahami nahu. Aku tak pernah lupa perasaan tu . Sepertimana aku tak pernah lupa 1st impression aku pada beliau . Senyumnya ketika mendengar seorang ust Indonesia menghafal alfiah ibn malik , lembut suaranya , pandangannya yang tajam . Dars bersama beliau buat aku tersenyum . Rata2 semua masyayikh akan meninggalkan anak2 murid mereka tersenyum selesai pengajian, tetapi syeikh emad berbeza kerana aku mengenalinya sewaktu aku sangat memerlukan semangat untuk terus meneguk ilmu yang ada di bumi ini . Aku mengenalinya di saat aku rasa nahu dan aku tk akan dapat disatukan , di saat aku rasa nahu akan menjadi punca aku meninggalkan kuliah ini satu hari nanti. Tapi setelah itu ,aku tak pernah lagi kalah dalam ujian nahu , Alhamdulillah.

4 hari yang lalu , Asy syahid ditembak di dadanya sewaktu sedang demonstrasi . Asy syahid punya jiwa besar, hubbul watn nya sangat tinggi . Semangat juangnya membawanya berdiri di dataran tahrir fatrah penggulingan presiden hosni Mubarak kelmaren , Kata mereka ,syeikh selalu berada di barisan hadapan . Mula2 aku tak percaya . Syeikh adalah syeikh yang paling lembut yang pernah aku jumpa tapi antara yang muda juga. Mudanya itu membawa dia ke sana . Cintanya pada ilmu terpancar di wajahnya , cintanya pada Negara membuat beliau ditembak di dada .Cintanya pada Allah … membawa kami semua mengalirkan airmata bersama sewaktu menunggu kedatangan jenazahnya untuk disolatkan. Melihat masyayikh lain berdiri di tepi tiang masjid azhar , menyapu mata mereka dari airmata yang tak mahu berhenti mengalir membuat aku terduduk di tepi ruwaq atrak menangis semahu2nya . Yang mampu aku ucapkan waktu itu hanyalah “ Allah…. Allah…. Allah….” Dalam keluhan tangis aku itu ada rintihan sepi … tuhan …apa ini tuhan….apa yang sedang terjadi di depan mata aku ini tuhan ….. tenangkanlah haati kami semua tuhan …. Sseorang dari ayah kami pergi bertemu denganMU , dengan tiket yang kau berikan padanya melalui tangan orang lain , Semoga kau beri hidayah pada tangan yang melepaskan tembakan itu ke arahnya Allaah ….. …. Semalam , ilmunya memberi inspirasi kepada aku ,hari ini,semangat juangnya memberi inspirasi kepada aku, hari esok… akan aku jadikan Asy syahid dan perjuangannya melekat di hati , supaya aku selalu ingat kalau Asy syahid maulana adalah inspirasi .

Terlalu ramai yang meratapi pemergiannya . Kata2 mereka sehingga hari ni membuat mata aku sentiasa basah dengan airmata .

Kata Ust Syed Abdul Kadir Al jofree “Berita pemergianmu sangat mengejutkanku wahai Syaikh kami.. Allah mengabulkan doamu untuk menjadi syahid. Allah menjemputmu dalam keadaan yang sangat mulia. Air mata mengalir, hati merintih, namun yang mampu dikatakan adalah Innalillah wainna ilaihi raji'un.. “ Katanya lagi.. “Kejatuhan Husni Mubarak disambut dgn teriakan gembira seluruh Mesir. Pemergian guru kami Assyahid Assyaikh Emad ditangisi seluruh dunia ilmu. Betapa besar bezanya Allah tunjukkan di dunia lagi. Husni Mubarak "diselamatkan" dari terus menzalimi. Syaikh Emad "diselamatkan" dengan dikurniakan anugerah Assyahid. Syaikh ditembak dari jarak dekat. Beliaulah yang mengeluarkan fatwa haram mengundi parti pendokong Mubarak. Pergilah engkau dgn tangisan kami di dunia, mudah-mudahan penduduk langit menyambutmu dengan kemeriahan. “

Kata Ust Hairulnizam “Saya tak mampu menahan sebak ketika mana ngauman suara manusia di dalam masjid al-Azhar ketika mana jenazah Syeikh Imad Iffat masuk ke perkarangan Masjid al-Azhar kedengaran: "Allahu Akbar Yahya Syahidul Azhar" (Allah Maha Besar. Hidup Syahid al-Azhar). Syeikh Imad Iffat adalah Syahid al-Azhar.. Kami selepas selesai solat jenazah berjalan kaki sejauh 4 km lebih ke permakaman beliau di kawasan Sayyidah Aishah.. Sampai di perkuburan ketika maghrib menjelma.. Saya lihat guru2 saya Syeikh Sayyid Syaltut dan Syeikh Amru al-Wardani membisu kesedihan di hadapan makam Syeikh Imad. Ketika saya mencium tangan Syeikh Sayyid Syaltut, air mata saya mengalir lagi.. Ingin saya nyatakan kepada beliau bahawa saya sangat menyayangi beliau. Ya Allah, panjangkanlah usia guru-guru kami agar kami diberi peluang lagi untuk menagih ilmu agama daripada mereka sebelum mereka dipanggil pulang buat selama-lamanya... Ya.. peluang sebelum mereka dipanggil pulang mesti direbut agar kita tidak akan menyesal selama-lamanya..

Kata Ust Abdul Mannan “ kata Sheikh Ali : "aku dikurniakn Allah dgn 3 org ank perempuan..Imad inilahh anak lelaki ku"...dan akhirnya sheikh sebak.. “

Kata Ust Muhammad Fahmi Mohammad Amin : “Walaupun sempat mengaji Fiqh Syafie seketika sahaja dengan As-syahid Syeikh Imad, hati tetap rasa sangat sedih dengan pemergian ulama' Al-Azhar yang hebat ini. Moga kami dapat mengikuti jejak langkahmu dalam perjuangan wahai Syeikh yang mulia.. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.. “ ,


" .....Dan menangislah penduduk langit dan bumi ... "

Saturday, December 3, 2011

....Episod 253 ..... - Semoga gerakan itu dari Allah -


Dah hampir sebulan saya tak update blog ni . Macam biasa lah kan . Sebabnya , Kesibukan yang keterlaluan . Harini , saya rasa saya perlu luahkan sesuatu kerana kalau tak mungkin hati saya akan meletup ! saya rasa untuk nangis pun seolah2 saya tiada masa . Saya paksa diri saya untuk tersenyum atau mengerutkan dahi sambil memikirkan baki tenaga yang saya ada untuk hari itu. Kalau battery saya dah ada signal merah , bermakna tenaga yang saya ada cuma untuk membentang tilam dan saratoga dan juga menyusun teddy bear2 yg sy ada.. kalau signal nya kuning , saya masih mampu untuk kemas territory buku2 saya . Tapi kalau masih ok , saya akan cuba buka buku atau cuba tulis khat . Al-muhim , saya tiada masa utk menonton apa2 cerita kecuali 2,3 jam dalam seminggu . Buat masa sekarang, cukup la tu :) .

kemaren , sewaktu saya sedang rehat seketika dari mengajar khat , ada seorang adik tahun 1 tanya , ' kak fatya awk ada apa lepas ni ? ' ' Kita ada tahfiz , sebab tu hari ni kita kelam kabut sikit , sori eh ' ' Kak fatya camna kak fatya bagi2kan time , khat lagi , tahfiz , kuliah , baca buku ' ' Haha... macamana kita bagikan masa tu jangan tanya , yang penting , yang kita tau kita kena gerak jek . Apa yang jadi kita taknak tau . Al-muhim gerak, sebab kita dah tak boleh nak fikir lagi dah ... kita pun mabok ' . Saya sendiri tidak percaya dengan jadual yang saya ada . Belum termasuk waktu sakit dan terpaksa menunda semua kegiatan ke hari lain yang akan mengetatkan lagi jadual saya . Yang saya nak cakap kat sini adalah .... saya letih sebenarnya ... sumpah saya penat . Banyak yang saya fikirkan sebenarnya . Takut teroverlook persiapan untuk imtihan.

Saya risau sangat sebenarnya . Saya tak tau kemampuan saya untuk hadapi imtihan yang akan berlaku tiga kali seminggu tu sekuat mana . Memikirkannya saja sangat menggerunkan saya apatah lagi kalau masa yang sebenar2nya tiba nanti . Ini imtihan terakhir saya insya Allah . Sebenarnya saya rasa plan saya tu ok dah , kecuali apa yang ditukarkan Allah nanti , itu saya redha kerana saya tau itu yang terbaik untuk saya . Daripada saya tidak merancang apa2 , merancang tetapi tidak mampu mengikut rancangan dengan sebaik2nya itu lebih baik kan ? . Sekurang2nya saya mampu untuk merancang , atau berusaha untuk merancang sesuatu walaupun saya tahu sebaik2 perancang adalah DIA. ok saya dah pening . point dah tak tersusun dah . susah kan sebenarnya menulis blog ni . nak meluah rasa pun nak kena sediakan point .

Berbalik kepada topik hari ni , saya tak sempat nak cakap pada adik tu , gerak saya bukan gerak tanpa tujuan , gerak saya ada matlamat yang ingin saya capai . sebab tu sekarang ni saya hanya bertukar2 gear sahaja , dari dua ke tiga dari tiga ke empat , kalau saya letih saya akan rehat dalam kenderaan saya , al-muhim saya tak akan keluar dari kenderaan yang saya bawa tu , selagi tempat yang saya nak tuju belum lagi sampai . Saya tak akan keluar dari kenderaan tu walaupun untuk membeli sebotol air soya bean sejuk yang sangat enak diminum sepanjang masa . dan sepanjang saya drive tu saya akan tertoleh2 untuk melihat air itu diminum oleh orang lain , saya tetap akan gerak dan gerak . Aduyai... saya rasa malam ni saya tak mampu untuk tidak menggunakan kinayah dalam kata2 saya .

Gerakan tangan saya cantik menyusun jadual itu adalah gerakan hati saya . gerakan kaki saya yang tak berhenti ke tempat2 belajar juga adalah gerakan hati saya . Gerakan setiap anggota badan saya untuk perjuangan saya yang semakin hari semakin mendekati masa2 akhir saya di sini juga adalah gerakan hati saya ... yang saya harapkan hanya satu , semoga gerakan hati saya ini adalah gerakan dariNYA . Rabbul 'ula . Kerana yang saya harapkan hanya satu RedhaNYA .

Saya ke kuliah untuk redhaNYA , saya mengajar teman2 yang memerlukan khidmat saya berkongsi ilmu juga untuk redhaNYA , saya masih memperbaiki tulisan memperjuangkan seni untuk kalamNYA juga untuk redhaNYA , saya sedang cuba menjadi seorang tolibul ilm yang bertanggungjawab juga kerana redhaNYA . Mungkin saya masih tak layak untuk menjadi hambanya yang bersyukur , kerana saya sentiasa lupa untuk bersyukur , tapi saya tahu , kalau rahmatNYA luas , pengampunanNYA juga menggunung tinggi , Kasih sayangNYA tak bertepi .... kerana itu , saya tahu DIA melihat apa yang sedang saya buat , DIA tahu saya tak ada apa2 ... DIA tahu saya sedang cuba , cuma mungkin usaha saya masih di paras yang terendah ... tapi saya tahu kalau DIA tahu saya letih , saya dah cuba ... tak apa .. saya akan cuba lagi dan lagi dan lagi untuk jadi lebih baik ... :(

Mudah2an gerakan2 ini semuanya dari DIA . " Rabbana la tuzigh quluubana ba'da izh hadaitana wahab lana min ladunka rahmah , Innaka antal wahhab " :'(

Wednesday, November 9, 2011

....Episod 252..... - Dalam hati ada cinta -


Kalau lah mesir ada tempat ni ... mungkin setiap petang lepas kuliah atau setiap ada masa terluang saya akan sentiasa ada disini ... menghirup udara segar yang ada sambil menikmati kejadian tuhan termasuk diri saya sendiri .

Dah nak hampir sebulan dah tak update blog ni . Nak update tapi kesibukan yang keterlaluan membuatkan saya tak ada masa langsung nak menatap laptop untuk menceritakan hari2 saya di mesir ni selepas kepulangan habib umar al hafidz .

Tadi , saya sempat ke gami' azhar untuk pembacaan musnad imam syafi'ie dengan syeikh Isom. Talaqqi riwayatan . Memang teringat kembali kenangan talaqqi riwayatan dengan syeikh faisal .Tak kiralah riwayatan atau dirayatan , kalau ada peluang saya pasti akan ada di situ . Apa pun aktiviti yang saya ada akan saya berhentikan semata2 untuk talaqqi , walaupun khat . Tapi sekarang ni , keadaan dah berubah . Saya tak punya banyak waktu di Mesir ni . saya perlu fokus dan susun prioriti saya . Dan prioriti saya adalah khat dan tahfiz dan juga talaqqi kitab2 fiqh .

Setiap kali saya perlu korbankan talaqqi untuk khat , hati saya rasa sakit ... tapi itu dulu ... sekarang ni saya dah lali .... dah lali dengan kata2 " Afwan tak dapat pegi ada khat " . Semua benda perlukan pengorbanan apa lagi ilmu . khat juga ilmu . khat juga syiar islam . khat juga satu perjuangan . dan ia memerlukan pengorbanan yang sangat besar . Pengorbanan waktu dan fokus .

Saya dah tahun akhir dah sekarang ni . Saya tak pernah termimpi pun apa yang akan saya lakukan bila dah tahun akhir nanti . dan Alhamdulillah masanya dah pun sampai . sensitiviti saya terhadap gami' azhar dan talaqqi2 terpaksa saya letak tepi . Tapi saya tak nafikan saya tak boleh hidup tersenyum di mesir ni kalau saya tak ke kelas masyayikh . Kerana merekalah punca senyuman saya di sini . Walau banyak yang terpaksa saya lepaskan .... pengajian muwatto' syeikh yusri saya cuba untuk terus gagah istiqamah , begitu juga dengan pengajian hasyiyah baijuri syeikh ahmad hajin yang kedua2nya dah hampir 3 tahun saya hadiri . Saya hanya mampu doa , doa dan doa kalau saya akan terus tersenyum dengan mereka . Masyayikh2 saya :) .

Lebih kurang 50% masa yang saya ada sekarang tertumpu pada khat . Jangan tanya kenapa , tapi itu adalah sebahagian daripada usaha saya untuk khat saya . Nampak macam banyak , tapi sebenarnya itu masih dikira terlalu sedikit untuk khat , salah satu cabang seni yang memerlukan separuh dari usia kita untuk mahir dan sebati dengannya . masa saya selebihnya saya bahagi2kan untuk kuliah , murajaah , dars , tahfiz dan ajar tuition . Macam banyak kan ? tapi sekarang ni saya tak pernah fikir banyak atau sikit . Yang saya ada dengan saya adalah planner kecil yang dibahagikan kepada 3 bahagian sehari . pagi , petang dan malam . Alhamdulillah sekarang ni hari2 saya dah pun terpenuh ketiga2 bahagian tu . Saya tak akan fikir banyak atau sikit , yang penting saya ikut perancangan yang dah saya susun dan terus bergerak bergerak dan bergerak sehingga Mesir memberi saya kucupannya yang terakhir ... Mungkin waktu itu nanti , saya mampu untuk membalas kucupan itu dengan lambaian puas dan redha dengan kepulangan saya nanti . InsyaAllah .

Waktu pengajian tadi , perkara yang sama terdetik lagi . Saya sebenarnya tak suka pergi kelas talaqqi waktu saya sibuk atau kalau saya tahu saya tak akan mampu menyelesaikan pengajian tu sepenuhnya , kerana perasaan kesal akan selalu bertandang . Dars dan talaqqi itu addictive . sekali pergi akan sentiasa nak lagi . Once u start u cannot stop ! .

Perjuangan memerlukan pengorbanan kan ? dan untuk terus terusan berkorban .... dalam hati ini perlu ada cinta ..... perlu ada cinta.... perlu ada...

Thursday, October 13, 2011

....Episod 251.... - Aku serahkan rindu ini padaNYA -


Esok Habib akan datang... esok habib akan datang... esok habib akan datang....

Sana sini orang excited... sana sini org bercakap tentang habib ..... sana sini orang plan nak jumpa habib .... dan aku masih di tempat yang sama.... posisi yang sama .... harapan yang sama..

Aku rasa lumpuh ... sungguh ! aku rasa lumpuh ... tolaklah aku ke mana pun ..... kalau aku mampu untuk gambarkan perasaan aku waktu ni , aku rasa macam dalam mimpi ... aku seorang yang lumpuh .... melihat dari jauh haibah seseorang yang dah lama mata aku merayu untuk menyapa datang , tapi waktu itu aku lumpuh .... aku tak mampu berdiri apa lagi berlari .... aku tak mampu nak pekik memanggil namanya kerana syakhsiahnya membuat aku terpaku ...

Tapi... hati aku rindu ... aku sangat rindu ... dan yang mampu aku buat hanya nangis dan nangis ..... menyalahkan diri aku kerana kelumpuhan aku .... sedangkan yang melumpuhkan itu Tuhan . Yang mengelukan lidah aku juga Tuhan . Yang mampu untuk memulihkan aku juga Tuhan .

Tuhanku MAHA mendengar... aku yakin kalau kata2 yang tak terungkap itu DIA sampaikan pada habib .... cuma .... apakah rindu aku ini sebenarnya rindu ? aku bukan siapa2 .... Aku hanya manusia biasa... yang selalu kalah dengan nafsu ... yang selalu tenggelam dengan malam ... yang selalu terlalu .... Aku hanya insan biasa yang sedang cuba bercinta untuk mendapat redhaNYA . Tapi... siapa aku untuk merindui habib dan Al-Habib ....

Kecewa dan pilu semalam ketika aku tak diizinkan utk menjejakkan kaki ini di bumi yaman masih belum sembuh ..... dan hari ini hati aku menjerit , badal suara aku yang tersekat kerana sesaknya nafas cuba memujuk tangisan itu untuk duduk diam dalam hati ... Kata hati aku , kalau Tuhanmu mengizinkan pertemuan itu , pasti liqo' itu milik engkau.... tapi kalau tidak... Tuhanmu lebih tau .... ya ! Tuhanku lebih tau .... Pemilik hidayah , Pemilik rindu dan Pemilik cinta lebih tahu ... maha tahu... setiap nafasku akan aku uruskan dengan iman atau kelalaian....

Semoga husnul khatimah jadi milik kita ~ :') ....

Monday, September 12, 2011

....Episod 250.... - semangat yang hampir senja -






"Awk ... kenapa ah skrg kt rasa mcm da malas. perasaan kt skrg tak sama dgn 4 tahun yang lalu . dulu , semua benda buat kt excited , skrg ni cm apa2 jeklah " .. ini perbualan aku dgn beitina , yang akan khirrij tahun ni . Aku tak akan boleh dapat menerimi hakikat yang aku akan tinggalkan mesir tak lama lagi ... tapi dalam masa yang sama aku rasa letih lengit dan bosan . Ini futuur ke . atau aku yang sengaja nak lupakan semua kenangan2 , pengalaman2 , doa2 dan harapan demi harapan yang pernah aku bina dulu sehingga apa pun yang aku buat skrg ni rasa mcm tk bertujuan . Tak bertujuan atau aku yang tak mampu nak semangatkan diri aku semula... entahlaa

Dah 4 tahun aku kat sini . Bila fikir2kan balik , rasanya mcm tkde satu pun daripada 5 perkara penting yang nak aku dapat dan capai by the end of year 4 aku dapat capai .. kalau belum selesai tak apa ... tpi ni aku tak mula langsung . Ada yang menghalang ke... entahlah ... yang penting kadang2 faktor kelakuan rakyat negeri ni buat aku agak menyampah . Aku tak tau kenapa , semenjak dua menjak ni aku sering memakai kacamata hukum utk penduduk negeri ni . Yang aku ingat hanya yang buruk2 saja . Yang aku ingat cuma cerita aku yang dizalimi dan orang2 yang menzalimi . Sedangkan waktu aku mula2 jejakkan kaki kat sini , walaupun hampir tiap2 pagi aku take part dalam pergaduhan kecik dengan orang arab , aku tk pernah sesal dgn diorg. Malah aku rasa aku mampu untuk point out segala kebaikan diorg ... aku mampu untuk pertimbangkan buruk baik diorang dengan akal dan perasaan yang neutral . Senang kata , dulu aku sangat husnuzzon dgn mereka .. tapi skrg...

Banyak baiknya orang2 mesir ni . Aku rasa sebelum futuur aku ni semakin melarat... sebelum aku lupa kebaikan2 yang pernah aku terima dari penduduk bumi ni , sebelum aku semakin ikutkan marah dan geram aku pada mereka ... aku perlu ingat2kan diri aku dengan semua yang pernah terjadi ... Senyum aku dengan mereka .... sedih aku dengan mereka ... tawa aku dengan mereka .... harapan aku dengan mereka ........................................................ dan lupakan marah aku sekali lagi ... bukan untuk seketika, tapi selamanya .. Aku tak tau aku dah bersedia ke tidak ... yang penting , blog ni akan jadi bukti kalau setiap kebaikan mereka tu akan aku coret , akan aku sebut sebaik mungkin, sejujur yang aku mampu ....

Untuk sekarang.. aku nak ucapkan tahniah pada semua azhariy n azhariyyat sg kerana keputusan exam yang sgt cemerlang ... untk yang tak naik tahun , takde rezeki namanya ... yakin dengan sang Pemberi rezeki .... Dia Maha Kaya ... Maha pemurah ... Maha pengasih ... Maha penyayang k :) . " Bila DIA uji maknanya DIA sayang " antum orang2 terpilih utk dapat perhatianNYA .

Wednesday, September 7, 2011

....Episod 249..... - Mereka akan pulang -




Waktu saya rasa harapan saya hampir jatuh , mereka senyum pada saya .
Waktu saya cuba seka airmata saya , mereka menghampiri saya , mereka kata , " kami ada "
Waktu gerakan tangan saya lambat , mereka kata " sabar , terus nyalakan cinta tu "
Waktu saya bingung , mereka mendekat , mereka tak akan biarkan saya termangu seorang diri , tak tau apa nak buat
waktu saya ingin letakkan titik noktah pada perjalanan saya , mereka pujuk saya , tiupkan angin semangat... mereka kata " kami juga pernah melaluinya ... kau pun akan laluinya "
Waktu aku rasa , mereka antara sebab besar aku masih bertahan , akhirnya... mereka akan pulang.. dan yang tinggal hanya aku .... yang ada di sini cuma aku dan cerita aku .....

dan mereka kata.... dah sampai masanya aku pula mula menyeka tangisan orang lain ... memberikan senyuman pada orang lain ... meniupkan semangat pada orang lain ....

Aku kata... aku belum bersedia... mampukah aku....

Ust nasrullah , ust zainuddin , ust irham dan ust alim .... kepulangan mereka pasti akan menjadi kepulangan yang paling berat utk aku hadapi .... :'(

Hari ni saya betul2 tak boleh nak seka airmata saya lagi ... saya tak mampu ... hari ini airmata saya hanya tahu yang ia akan teros mengalir ... dan tangan saya akan kata biarkan ... biarkan dia ..~

Ust nasr kata , tajdid niat , khat is not only about writing , its about understanding our role as an extension of katib or writer of Rasulullah s.a.w . :'( , sy tetap nak nangis jugak !

Wednesday, August 24, 2011

.....Episod 248...... - Memendam rasa -




Lepas sorang , sorang kawan aku yang balik ke singapura . Hati aku semakin terpanggil untuk pulang . Kekuatan aku sekarang tak seperti waktu mula2 aku sampai sini dulu . Pulang sebulan setengah juga bukan masaalah utk aku waktu tu . Tapi sekarang , sebulan setengah bukan waktu yang cukup . Kenapa perlu sebulan setengah ? kerana aku ada kelas2 wajib yang perlu aku hadir selepas hari raya nanti .


Macam2 benda jadi , sampai rasanya nak biarkan saja blog ni terbengkalai begitu saja ... Aku rasa seolah2 wadah untuk aku meluah rasa tiada lagi . Entah kenapa , semakin kerap aku hubungi keluarga , semakin membuat aku lemas dengan perasaan yang bernama rindu .


perbualan sebulan lalu .....


" Mak , kakak nak balik la makk , nak gi geylang , nak belikan mak langsir.. " aku tau , itu bukan alasan terbaik untuk buat mak kasi aku balik , tapi ... itu rancangannya .... tahun ni tak balik , tahun depan baru balik . " kak , mak tak kesah kalau kakak nak balik , tapi kakak fikir sendiri laa , kalau kakak nak stay sane nak blaja mak tak kesahh " .. ayat ni seperti satu perangkap utk aku . Ya , aku nak balik .... aku letih .... persiapan imtihan dan proses mengambil periksa tu terlalu meletihkan .... sehingga aku rasa hanya pertemuan dengan keluarga sahaja mampu utk hilangkan kepenatan ni .... tapi , yang aku pilih .. " takpelah mak , kakak stay , ade kelas khat lepas dua minggu raya nanti . kalau tak dtg , takut kena ulang " .


Sekarang ni soalan aku .... kenapa aku kuat sangat untuk khat ni .?! .. kenapa ... kenapa ...kenapa yee .... Sampai kadang2 aku lupa kenapa aku ambil khat .... kenapa aku blaja khat... kenapa aku perlu tempuh semua ni untuk khat.. kenapa pengorbanan demi pengorbanan perlu aku lakukan untuk khat ... dari tahun pertama aku jejakkan kaki ke sini .... semuanya khat... sampai aku tertanya sendiri ... apa faedah nyaa ? penting ke pengorbanan ni semua ?! ..


Adakala aku rasa bosan.... ada masa aku rasa rimas... ada waktu yang aku nak tinggalkan semuanya ..... tapi letih adalah letih dan cinta adalah cinta.... aku tau letih macamana pun aku ... itu cinta aku ..... aku perlu kuat utk dia.... hmm yeke ??


Yang penting ..... aku cuma ada beberapa saat saja lagi kat mesir ni .... satu pun impian yang ingin dicapai belum terlaksana ... syabas fathiah .... tahniah .... teruskn buang masa... dan aku akan pulang ke tanahair menjadi manusia yg penuh dgn sesalan ... :'(

Sunday, July 31, 2011

....Episod 247..... - Dakapan Ramadhan -


Akan ku terus ketuk pintu TUHANku
menangis dan mengadu
tentang dunia yang penuh sendu
dikala mata2 sedang lesu beradu
akan ku seru namaMU
dipenghujung waktu yang sunyi dan sayu

akan ku terus ketuk pintu TUHANku
sekalipun tanganku penuh debu
sedang pintu itu seputih susu dan salju
kerna ku tahu tuhanku tidak pernah menghalau tamu
yang datang bertemu dan menyeru
sekalipun dosa memenuhi angkasa
namun keampunannya meliputi segala

akan ku terus ketuk pintu TUHANku
tanpa jemu tanpa malu
selagi ku memanggilnya
dia maha tahu
aku hanya seorang hamba
ada dosa... ada pahala
namun dia yang maha mulia
limpahan kemaafan tiada bertepian
kerana dia tuhan ar rahman
sedangkan aku insan penuh kedaifan

akan ku terus ketuk pintu TUHANku
mengadu dalam sayu dan sendu
merintih tentang dunia yang letih
janganlah aku dikau sisih
dalam kurniaan nikmat kasih
diri yang kotor pohon dibersih
terimalah istighfar terimalah tasbih

Dr.MAZA

Ramadhan datang lagi . Putaran hidup aku di Mesir semakin lama semakin membekas dalam jiwa . Pertama kali aku rasa aku ingin pulang ke tanahair berehat dan memanfaatkan ramadhan bersama keluarga , bukan di sini . Rindu ini rasanya sedikit demi sedikit menambah keluhan yang sudah semakin berat dan lama aku tahan . Tapi sekali lagi , syeikh nur datang . walau tak banyak , tapi sekurang2nya kehadirannya membuat aku rasa kalau aku ada ayah di sini . cuma... harapan untuk rehat ramadhan ini dan berikan tumpuan pada pengajian dan talaqqi sepenuhnya tidak diizinkan olehNYA . ada khidmat yang perlu di selesaikan dengan " keluarga " di sini ... khidmat yang tak akan pernah habis ... Mudah2an ianya tidak lama ..... tak apalah , yang penting RedhaNYA .

Kadang2 aku rasa aku pentingkan diri sendiri ..... tapi...aku betul2 perlukan masa untuk aku sendiri ..... benar2 memerlukannya .... jiwa aku letih... sangat letih ...setalah sekian lama menurut kehendak dunia .... Aku letih :'( .

Semoga Ramadhan kali ini lebih bererti , lebih manis dari yang sudah2...

Dakaplah aku Ramadhan ... aku perlukan pelukanmu .... ~


Sunday, July 3, 2011

....Episod 246..... - Tenang itu perlu :) -





" Kheir Insya Allah .. tenang2 aje " ... Semenjak dua menjak ni , seorang teman selalu beri kata2 ni pada saya . Kerapnya kata2 itu diberikan pada saya sekerap saya kata " sabaaarlaa " kat kawan2 yang lain . Entah kenapa saya rasa peringatan untuk saya tenang itu perlu . Kerana hakikatnya saya tidak setenang yang saya tunjukkan ... Diam saya bukan diam tenang... diam saya kadang2 berfikir.... diam saya kadang bermenung .... diam saya kadangkala bermakna ada beban dalam hati yang perlu diluah ....

Entah kenapa kalau ada saja yang menghuru harakan hati saya , orang pertama yang saya fikir adalah dia .... pendengar yang baik .... tapi bukan seorang penasihat .... yang sering dia katakan cuma " tenang2 aje " " tenang2 aje " ..... sekerat .. tapi cukup bermakna ... kerana saya sering lupa kalau tenang itu perlu ....

Dah nak masuk 2 bulan pertempuran saya dengan imtihan akhir thn ... Saya letih sekali... sangat letih .... kadang2 saya rasa macam nak letak titik noktah pada perjalanan ilmu ni .... dorongan perasaan yang sangat menyakitkan untuk saya .....

"cukup2lah tu " itu bisikan hati saya tadi .. tapi tiba2 saya dihadiahkan lagi dengan " tenang2 aje " ... Alhamdulillah ... ada saja jalan Allah nak buat saya tersenyum ......

" Tenang2 aje fathiah ... Hidup ini indah ... belajar juga indah ... jangan kusutkan hati dengan samar keinginan dunia " .... kata saya sekarang... :)


Don't say: ‘O Allah, I have worries.’ Say: ‘O worries, I have Allah.’

Friday, June 24, 2011

.....Episod 245..... - Masih mengharap -


Hari terakhir dars bersama syeikh muhammad ibrahim alya'qubi dari syria tadi aku dipertemukan dengan ust mona . Tak sangka kalau ust muna tau aku akan ke Yaman . Ust tanya ,bila kau akan berangkat .. soalan ust buat aku rasa sangat sayu , aku beritahu ust kalau aku tak pasti lagi . Ada masaalah dengan visa . Darul mustafa maish belum berikan jawapan . Aku kata lagi aku akan terus mengharap ... aku tak akan putus asa ... entah macamana kata2 tu boleh keluar dari mulut aku waktu tu , hati aku dah lama bertahan ... seringkali aku dengar tangisan hampanya .... sedangkan aku sebenarnya hampir mampu meyakinkan diri aku kalau cuti kali ini aku akan memanfaatkannya di mesir ....


Jauh dalam hati ni...... aku Yakin kalau saat kita merasa hampir putus asa dengan rahmat Allah .... saat itu DIA akan berikan secebis harapan untuk kita tetap bergantung padaNya ....

sepanjang dars tadi terngiang2 soalan ust... maka terasa seolah2 kalau masjid Al-azhar bakal dibanjiri dengan airmata insan yang sedang mengharap ....

dan aku masih lagi mengharap

Wednesday, June 8, 2011

.... Mahkota ini ......


Lagu yang sangat istimewa ... sangat sangat sangat istimewa.... Jazakallah ya akhil kareem ...


Dan yang mampu buat aku jatuh cinta~ :)